Pro Dan Kontra Ospek : Anakui

Libur lebaran telah usai, kini tiba waktunya bagi para mahasiswa baru untuk siap-siap merantau ke daerah tempatnya mengenyam bangku perkuliahan dan mempersiapkan segala perlengkapan, fisik, dan mental pra-perkuliahan atau yang biasa disebut dengan OSPEK. Anw, yang masih menerka-nerka apa itu kepanjangan OSPEK, daripada nanya mbah gugel lagi mending tak kasih tau ya. Jadi, OSPEK ini merupakan singkatan dari Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus. Gitu.

Di UI sendiri, OSPEK sudah tidak asing lagi didengar di telinga mahasiswa. Semua mahasiswa pasti pernah merasakan manis dan getirnya perjuangan OSPEK itu sendiri. Akan tetapi, siapa sangka bahwa sampai saat ini OSPEK masih menimbulkan pro dan kontra di kalangan mahasiswa. Apa saja ya kira-kira? Berikut anakui.com menyimpulkan pendapat yang pro dan kontra terkait dengan hal ini.

Tak selamanya ospek itu menyedihkan
Dengan mengikuti OSPEK kamu bisa lebih dekat dengan teman-teman seangkatan! via wepreventcrime.org
Pro Terhadap OSPEK
OSPEK merupakan sarana awal bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi terhadap kehidupan kampusnya. Mereka akan lebih mengenal lingkungan kampus, sistem, maupun organisasi-organisasi yang dapat mengembangkan minat dan bakat mereka nantinya.

OSPEK melatih mahasiwa baru agar lebih disiplin. Semua rangkaian kegiatan dalam acara OSPEK ini telah disusun dengan rapi dan sistematis serta memiliki tujuan khusus, sehingga mahasiswa baru sudah sepatutnya mengikuti semua kegiatan OSPEK dengan disiplin dan tepat waktu.
OSPEK membuat mahasiswa baru lebih dekat dengan teman-teman satu angkatannya, juga dengan senior yang akan mereka temui setiap hari nantinya. Hal ini sangatlah berguna untuk menjalani kehidupan perkuliahan, karena di dunia perkuliahan tidak ada yang dapat benar-benar berjuang sendiri tanpa bantuan orang lain.
Jangan ambil sedih dan pahitnya, pasti OSPEK ini menjadi cerita bagi mahasiswa baru nantinya. Dibentak dan harus mengerjakan berbagai macam tugas itu wajar dalam OSPEK, karena merupakan salah satu bentuk adaptasi. Lakukan aja yang terbaik, nanti juga jadi pengalaman yang seru dan bisa diceritain ke teman-teman dan adik-adik di bawah kamu, kok.
Selain itu juga karena kamu ikut OSPEK, kamu juga bisa tau tempat kantin di UI yang demure (dekat, murah, enak). Belum lagi sarana penunjang belajar yang berstandar di Internasional yang wajib kamu cicipin, yaitu perpustakan UI. Itu baru sedikit manfaat dari ikut OSPEK loh!
Yakin deh senior kamu di UI sudah membuat program terbaik untuk masa OSPEK kamu
Yakin deh senior kamu di UI sudah membuat program terbaik untuk masa OSPEK kamu via wepreventcrime.org
Kontra Terhadap OSPEK
OSPEK itu buang-buang waktu, apalagi jika menggunakan atribut yang aneh-aneh. Silahkan lihat di luar negeri yang telah maju di sana, apakah mereka menggunakan cara OSPEK seperti di Indonesia untuk menghasilkan lulusan-lulusan yang sukses?
Kata siapa OSPEK akan berkesan bagi para mahasiswa baru? Banyak cara yang dapat membuat pengalaman berkesan bagi mahasiswa baru. Justru dengan rangkaian kegiatan OSPEK yang penuh dengan tugas, tensi, dan tekanan, akan membuat kesan yang buruk dan menurunkan semangat baru para mahasiswa baru.
Tidak mengikuti OSPEK bukan berarti tidak dapat menjalani perkuliahan dengan sukses. OSPEK hanya permulaan. Hanya awal. Tujuan berkuliah adalah untuk menimba ilmu, sedangkan masalah OSPEK seharusnya adalah pilihan bagi tiap individu, apakah mau mengikutinya atau tidak. Tidak ada peraturan yang mengharuskan mengikuti OSPEK sebagai syarat menjalani perkuliahan nantinya.
Sebagian besar panitia OSPEK hanyalah mengambil peluang ini untuk bermain-main, menjaili mahasiswa baru dengan segala kekuasaan yang dimilikinya. Mereka juga menjadikan OSPEK sebagai ajang balas dendam akan perlakuan OSPEK tahun yang lalu. Akan begitu seterusnya.

Well, OSPEK ini masih menjadi kultur dalam penyambutan mahasiswa baru di Indonesia. Bagaimanapun juga, mahasiswa baru membutuhkan orientasi dan sarana untuk mengenal lebih jauh tentang kampus yang akan menjadi tempatnya menimba ilmu untuk beberapa tahun ke depan.

Semua hanya masalah pengemasan OSPEK itu sendiri, apakah diisi dengan materi-materi yang bermanfaat dan berguna ataukah hanya berisi omong kosong dan hal yang membuang-buang waktu. Kalau menurut kamu, OSPEK itu gimana? Jangan lupa share tulisan ini via Facebok, Twitter dan Line ya!

Sumber Referensi :